ARTIKEL

Master of Puppets: Empat Dekade yang Menggeser Peta Metal
Pada 3 Maret 1986, empat anak muda -James Hetfield, Lars Ulrich, Kirk Hammett, dan Cliff Burton- merilis album ketiga mereka lewat Elektra Records. Nama bandnya Metallica. Judul albumnya Master of Puppets. Empat puluh tahun berlalu, dan kini kita bisa melihatnya

Praperadilan dalam Bayang Kuota Haji
Kasus praperadilan yang diajukan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas terhadap KPK membuka kembali diskusi klasik dalam hukum pidana kita: negara boleh sejauh apa dalam menggunakan kewenangannya? Di tengah sorotan publik terhadap dugaan korupsi kuota haji 2023–2024, perdebatan justru bergeser

Kapitalisme Pemangsa dan Negara yang Kehilangan Arah
Ada satu kesan yang segera muncul ketika membaca Vulture Capitalism: alih-alih marah, buku ini justru memberikan ketegasan. Grace Blakely tidak menulis sebagai pengkhotbah ideologi, melainkan sebagai analis ekonomi politik yang ingin menunjukkan satu hal sederhana namun sering dihindari: krisis ekonomi

Lahirnya Heavy Metal dalam Album Black Sabbath
Tanggal 13 Februari 1970 jatuh pada hari Jumat. Dalam banyak kebudayaan, kombinasi itu dianggap pertanda sial. Namun dalam sejarah musik modern, justru di sanalah lahir sebuah tonggak penting: album debut Black Sabbath dari Black Sabbath—sebuah karya yang mengubah lanskap musik

Tamparan Untuk Republik Dari Ngada
Di atas selembar kertas yang telah menguning—sebuah medium metafora bagi usangnya kontrak sosial kita di pelosok—sebuah pesan terakhir digoreskan dengan tangan mungil yang bergetar. “Kertas Tii Mama Reti,” demikian judul surat itu. YBS, seorang bocah kelas IV Sekolah Dasar di

Empat Hadiah Mahkamah Konstitusi bagi Kebebasan Pers
Hukum, dalam titik paling idealnya, seharusnya bekerja layaknya oksigen—tidak terlihat namun vital bagi napas kehidupan bersama. Namun, belakangan ini, ruang publik kita justru terasa sesak. Kita hidup dalam sebuah paradoks digital yang ganjil: di satu sisi, teknologi memberikan panggung seluas

Insting Bertahan Hidup dan Asimetri Penegakan Hukum
Dalam banyak situasi hidup, manusia bertindak bukan karena kalkulasi rasional yang panjang, melainkan karena refleks. Ketika kita tersandung di trotoar, tangan akan spontan terjulur untuk melindungi wajah. Tidak ada waktu berpikir. Tubuh bergerak lebih cepat daripada pikiran. Refleks semacam ini

Mengapa Kita Masih Perlu Membaca Max Havelaar?
Hantu Lebak dan Metamorfosis Korupsi Di minggu pagi yang tenang dan sejuk paska hujan, saat aroma kopi mulai memenuhi ruangan dan susunan rapi buku di rak perpustakaan rumah tampak seperti menara-menara kecil yang menanti untuk dipanjat, pagi ini saya justru

Mitos Efisiensi Pilkada
Bayangkan Anda adalah pemilik sah sebuah rumah besar, namun ketika tiba saatnya memilih siapa yang akan menjaga pintu depan, Anda justru diminta keluar dan hanya boleh mengintip dari balik jendela. Inilah perasaan “menjadi penonton di negeri sendiri” yang kini menghantui

Rambo dan Paradoks Kemanusiaan Amerika
Ada satu adegan dalam First Blood (1982) yang selalu menempel di ingatan: John Rambo, veteran perang Vietnam yang baru pulang ke negaranya, berjalan ke sebuah kota kecil di Oregon. Ia hanya ingin makan dan mencari teman lamanya sesama veteran, tetapi