29 Tahun Evil Empire: Musik Perlawanan dan Kesadaran Mahasiswa di Era Orde Baru

Pada 16 April 1996, Evil Empire, album kedua Rage Against the Machine (RATM), dirilis secara global. Bagi sebagian orang, album ini mungkin hanya dianggap sebagai sekumpulan lagu rap-metal agresif. Namun bagi saya, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Diponegoro pada semester lima kala itu, Evil Empire adalah pintu masuk menuju kesadaran politik. Ia menjadi pemantik intelektual yang […]

The Man Who Sold Himself: Kurt Cobain, Grunge, dan Perlawanan terhadap Kapitalisme Budaya

“Popular music is one of the few spaces where the working class has historically voiced its resistance.” (George Lipsitz) Tiga dekade setelah kepergiannya, Kurt Cobain tetap menjadi ikon luka kolektif generasi yang merasa asing di rumahnya sendiri. Saya masih ingat betul: kelas 3 SMA, dan tangan saya memegang kaset Nevermind rilisan lokal—kalau tak salah, distribusi […]

Kasus Sukatani dan Reproduksi Kuasa

Dari Purbalingga, sebuah kota kecil di Jawa Tengah, band punk lokal Sukatani mendadak menjadi perbincangan karena lagu mereka “Bayar, Bayar, Bayar” dipaksa takedown di seluruh platform social media dan mereka diminta meminta maaf secara terbuka kepada institusi Kepolisian. Genre musiknya memang tidak populer, post-punk dengan sentuhan new-wave, sebelum jadi viral saya tidak pernah mengenalnya. Karena […]

Dari American Idiot ke #IndonesiaGelap: Green Day dan Perlawanan terhadap Oligarki

From Greenday IG account

Konser Green Day di Ancol akhir minggu lalu (15/2) bukan sekadar pertunjukan musik, melainkan sebuah fenomena budaya yang mencerminkan dinamika politik kontemporer. Sebagai band punk rock dengan riwayat panjang lirik bernada kritik sosial, Green Day tetap relevan dalam konteks politik Indonesia saat ini. Saat Basket Case menggema, saya merenungkan bagaimana punk telah menjadi kanal ekspresi […]