Tamparan Untuk Republik Dari Ngada

Di atas selembar kertas yang telah menguning—sebuah medium metafora bagi usangnya kontrak sosial kita di pelosok—sebuah pesan terakhir digoreskan dengan tangan mungil yang bergetar. “Kertas Tii Mama Reti,” demikian judul surat itu. YBS, seorang bocah kelas IV Sekolah Dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, menuliskan kata-kata pamit yang melankolis dalam bahasa Ngada. Yang lebih […]

Mendisiplinkan Anak Tanpa Barak Militer

“Punishment without education is revenge.”— Paulo Freire Publik dibuat terperangah oleh kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang menjadikan barak militer sebagai tempat rehabilitasi bagi anak-anak pelaku kekerasan jalanan. Retorika yang dipakai terdengar familiar: membentuk kedisiplinan, menyelamatkan generasi muda, mengembalikan fungsi pendidikan. Tapi di balik itu semua, terselip pertanyaan mendasar: apakah negara benar-benar memahami siapa anak […]