Menyusuri Jejak Peradaban di Tengah Arus Jaman: Tashkent (3)

“Tanah kami adalah tempat di mana angin membawa wangi bunga, di mana sungai-sungai berbicara dalam bahasa yang dikenal oleh pohon-pohon tua, dan di mana setiap gunung dan dataran menyimpan rahasia nenek moyang kita.” (Abdulla Qodiriy (1894–1938)) Perjalanan saya dimulai dari Bukhara yang megah, tempat para penyair, pedagang, dan sarjana meninggalkan jejak-jejak agung mereka. Di tengah […]